Taman Kimia

Taman adalah sebuah tempat yang terencana atau sengaja di rencanakan di buat oleh manusia, biasanya di luar ruangan, di buat untuk menampilkan keindahan dari berbagai tanaman dan bentuk alami. Taman dapat di bagi dalam taman alami dan taman buatan. Taman yang sering di jumpai adalah taman rumah tinggal, taman lingkungan, taman bermain, taman rekreasi dan taman botani. Dengan menggunakan bahan kimia kita dapat sebuah taman yang indah dengan tampilan berbagai warna. Ini adalah produk dari Departemen Kimia Universitas Negeri Semarang untuk mengisi Pameran di Java Mall Semarang tahun 2015.

taman

Alat dan Bahan


Alat :
1. Beker glas besar (1 atau 2 liter) bisa juga enggunakan toples / aquarium (tergantung keinginan ) 1 buah
2. Batang pengaduk 1 buah
3. Sendok kecil 1 buah


Bahan
1. Aquades.
2. Larutan KMnO4, K2Cr2O4, K2CrO7, FeCl3, CuSO4, CoCl2 dan lain-lain (senyawa logam transisi yang berbentuk padatan serbuk/kristal) masing-masing 2 gram.
3. Na2SiO3 pekat 250 gram.

Cara Kerja
Na2SiO3 (natrium silikat) pekat dilarutkan ke dalam aquades pada beker glas/toples/akuarium dengan perbandingan 1:4 atau 1:5 atau 1:6 atau 1:7 atau 1:8 (sesuai keinginan). Bila menginginkan taman yang tumbuhnya tinggi dan cepat, dipakai perbandingan yang besar (1:8), bila menginginkan pertumbuhan yang pendek dan lambat, dipakai per bandingan yang kecil (1:4)
Aduk secara merata, kemudian diamkan beberapa saat sampai larutannya tenang. Jagalah suasana larutan tetap tenang selama penanaman sampai massa pertumbuhan tanaman dan massa telah menjadi taman. Selanjutnya berturut-turut masukkan dengan sendok ± 2 gram KMnO4, K2Cr2O4, K2CrO7, FeCl3, CuSO4, CoCl2 atau senyawa-senyawa transisi lainnya
Tuangkan pada tempat-tempat terpisah sesuai dengan seni tata ruang dan tempat untuk taman seolah-olah seperti menanam tanaman sesungguhnya (perhatian : sendok selalu dicuci dan dikeringkan setiap kali dipakai untuk mengambil satu jenis zat agar tidak mengkontaminasi). Dalam beberapa saat akan tumbuh seperti taman nan indah berwarna-warni
Diamkan taman sampai serbuk-serbuk zat mengeras. Jangan dipindah-pindahkan, karena jika belum mengeras struktur taman yang dibuat bisa rusak.

Sumber : http://diankimia02.blogspot.com/2010/04/taman-kimia.html

Untuk lebih jelasnya dapat disimak video berikut. Semoga bermanfaat. 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>