Tutorial Software Jmol12305

Jmol merupakan aplikasi kimia molekular untuk 3D struktur kimia yang berbasis java. Aplikasi ini merupakan cross-platform, berjalan di sistem operasi Windows, Mac OS X, dan Linux / Unix. Aplikasi Jmol ini membutuhkan persyaratan komputer dengan suport dengan java 1.4 keatas. Biasanya PC yang tidak bisa support dengan Java diatan 1.4 program Jmol tidak bisa dijalankan. Jadi pastikan terlebh dahulu PC Anda Support dengan Java 1.4. Jmol memiliki beberapa fitur-fitur yang tersedia di aplikasi kimia tersebut. Fitur-fiturnya melibatkan bahan kimia, bahan kristal, dan bahan biomolekul dengan cara dapat membaca jenis file dan output dari program kimia kuantum, animasi multi-frame file. Jmol memuat suatu struktur yang dapat dirotasi untuk melihat sisi yang berada di seberangnya, sehingga Jmol dapat menganalisa suatu gambar yang sudah ada secara mendetail.

Untuk membuat tampilan 3D dari software ini terlebih dahulu buka aplikasi Jmol di PC Anda. Jika belum mempunya aplikasi Jmol, silahkan klik di sini untuk mengunduh. Setelah file terunduh, instal aplikasi Jmol.

Cara menggunakan Jmol cukup mudah, berikut saya jabarkan sedikit mengenai penggunakan aplikasi Jmol.

1. Buka aplikasi Jmol, maka akan muncul tampilan deaflut seperti berikut.

2. Kita akan mencoba untuk membuat struktur molekul dari isobutanol. Langkah awal yang harus dilakukan adalah klik pada toolbar open the mollecul kit >> klik pada drawing bar yang berwarna hitam. Otomatis akan terbentuk molekul CH4. Setelah itu tambahkan lagi 3 atom C untuk rantai utama dan 1 atom C untuk cabang.

1

3. Selanjutnya kita akan menambahkan gugus -OH pada rantai Karbon paling ujung pada rantai Utama. Arahkan kursor pada atom H yang berikatan pada atom C paling ujung sampai muncul lingkaran merah di atom H. Klik kanan >> ganti ato H dengan atom O >> tarik hingga muncul gugus -OH dengan warna merah.

2

4

4. Nah, kita juga dapat mengubah background warna seperti yang kita inginkan. Caranya klik pada toolbar Rotate Molecule >>  klik kanan pada background >> pilih color >> pilih warna background yang diinginkan.

3

5. Kita dapat memunculkan molekul 3D yang telah kita buat dengan tampilan tertentu, seperti Dots, Van der Waals, dsb. Caranya klik toolbar Rotate Molecule >>  klik kanan pada background >> Surface >> pilih tampilan yang diinginkan.

5

6. Untuk mengetahui bagaimana sudut yang dibentuk dari tampilan 3D molekul yang sudah dibuat caranya klik menubar Display >> Axes

6 axes

7. Kita juga dapat menamai molekul yang telah dibuat dengan cara klik menubar Display >> Label >> Name

7 name

8. Anda juga dapat memutar gambar untuk mendapatkan sudut pengamatan tertentu dengan cara klik pada toolbar Rotate Molecule >>  klik kanan pada background >>Klik spin.

9. Jika inging menyimpan file yang telah dibuat caranya Klik pada menubar File >> Export  >> Export image >> pilih tempat yang diinginkan >> Save.

Bagaimana? Mudah bukan? Berikut adalah video tutorial aplikasi Jmol yang saya dapatkan dari youtube. Semoga bisa mempermudah pemahaman. Jangan lupa dikembangkan sendiri, karena yang saya tulis di sini masih dasar-dasarnya saja. Semoga bermanfaat! šŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>